Rabu, 29 Desember 2010

Prematur, NU Klaim Mahfud MD Capres 2014


Senin, 20 Desember 2010 - 07:02 wib

Susi Fatimah - Okezone
Mahfud MD (foto:dok okezone)
JAKARTA - Ketokohan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD ternyata menarik simpati kalangan Nahdliyin untuk mencalonkannya menjadi capres pada Pemilu 2014.

Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute Gun Gun Heryanto menilai terlalu prematur keinginan beberapa tokoh Nahdatul Ulama (NU) mencalonan Mahfud MD sebagai capres 2014 diklaim sebagai sikap resmi dari kaum Nahdliyin.

“Terlalu prematur jika keinginan beberapa tokoh NU yang dekat dengan Mahfud MD diklaim sebagai sikap resmi kaum Nahdliyin,” ujar Gun Gun kepada okezone, Minggu (19/12/2010) malam.

Menurutnya, fragmentasi kekuatan politik di NU banyak dan sulit melihat representasi suara keinginan kaum Nahdliyin terkait capres pemilu mendatang. Saat ini, lanjut dia, partai-partai berbasis NU masih beragam dengan perbedaan orientasi politik masing-masing.

Dia mencontohkan, salah satunya adalah antara PKB Muhaimin dengan PKB Yenny Wahid yang belum akur hingga saat ini. Hal itu merupakan perbedaan orientasi dalam tubuh partai berbasis massa NU yang sangat terlihat jelas.

Selain itu, Gun Gun menambahkan, bila Mahfud MD ingin menjadi capres 2014 mendatang, hal itu merupakan tantangan berat. Sebab, Mahfud harus mendapatkan sokongan resmi dari partai politik. Salah satunya adalah menyolidkan dukungan partai-partai berbasis massa NU sebagai modal dasar.

“Kandidat capres itu harus mendapat dukungan parpol. Tentu jika Mahfud memang siap maju memiliki tantangan berat untuk mendapatkan sokongan resmi dari parpol. Salah satunya harus bisa menyolidkan dukungan partai-partai berbasis massa NU sebagai modal dasar,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Gerakan Penyelamat Nahdlatul Ulama (GPNU) M Khoirul Rijal mengatakan, sepeninggal KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), NU seakan-akan kehilangan tokoh yang memiliki sikap kenegarawanan yang tegas dan terbuka.

Sikap kontroversial Mahfud MD yang mempersilahkan kepada siapa saja untuk membongkar ke publik, jika mengetahui perilaku korupsi di tubuh MK, adalah sebagai bukti bahwa Mahfud sosok tokoh yang sangat reformis dan negarawan. Sosok seperti itu, kata Rijal, sangat dibutuhkan bangsa.

Dikatakannya, atas ketokohan Mahfud MD, sebaiknya partai-partai yang mengaku dilahirkan dari NU, seperti PKB, PKNU, dan PPP mulai sejak dini mencalonkan dia sebagai calon presiden untuk Pemilu 2014.(ram)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar