Rabu, 29 Desember 2010

Islah Satu-satunya Cara Agar PKB Tetap Eksis


Kamis, 23 Desember 2010 - 10:47 wib

Nurul Arifin - Okezone
Dokumentasi Seputar Indonesia
SURABAYA - Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akan digelar dalam waktu dekat ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk menyatukan kembali dua kubu yang sempat terpecah. Hal ini guna mengantisipasi kenaikan parlementary tresshold.

“Jika memang ingin menghancurkan PKB, maka silakan saja kubu yang bertikai tetap berpendirian pada egonya masing-masing,” kata pengamat politik dari Universitas Airlangga Hariyadi, Kamis (23/12/2010).

Menurutnya, islah adalah satu-satunya jalan bagi PKB untuk merangkul semua kekuatan. Karena, PKB hanya memiliki suara besar di tiga daerah saja yaitu Jawa Timur, Nusa Tengga Barat, dan Kalimantan Selatan.

Untuk dapat kembali berjaya di tiga daerah tersebut, harus menggalakkan semua kekuatan yang ada. Harus diakui, PKB Muhaimin tidak mempunyai basis massa yang kuat. Sedangkan Yenny Wahid meskipun bisa membangun basis massa, namun terganjal pada aturan hukum.

“Mereka sudah tidak bisa saling ngotot. Apalagi dengan aturan baru parlementary tresshold. Islah ini meruapakan momentum keluarga Wahid untuk tetap bisa survive,” ujar Hariyadi.

Sementara itu, jelang Muktamar PKB Gus Dur versi Yeni Wahid, panitia Muktamar sudah menyatakan kesiapannya. Sekira 10-15 ribu muktamirin akan hadir dalam Muktamar tersebut.

“Semua persiapannya sudah matang. Tinggal menunggu hari H-nya saja,” kata Imron Rosadi, Ketua Panitia Muktamar PKB, saat dikonfirmasi terpisah.

Kata Imron, selain para muktamirin yang akan hadir, panitia juga sudah mengundang tokoh nasional lainnya termasuk Muhaimin Iskandar. Namun soal hadir atau tidaknya, tergantung keputusan Cak Imin.

Forum Muktamar PKB ini kata Imron disambut antusias oleh para muktamirin. “Ada semacam euphoria di kalangan muktamirin pro Gus Dur. Karena selama ini belum ada pernah ada forum yang mencoba untuk menyatukan PKB,” kata Imron.

Dalam muktamar ini, agenda yang akan dibicarakan antara lain soal bagaimana menyatukan kembali PKB, kemudian membahas strategi pemenangan pemuli 2014 dan yang terakhir pemilihan Ketua Umum PKB.

“Namun dari semua agenda itu, yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita melakukan islah,” ujar Imron.
(teb)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar