Rabu, 29 Desember 2010

Kiai Pulang Kampung Darah Segar Bagi PPP


Minggu, 26 Desember 2010 - 09:03 wib

Taufik Hidayat - Okezone
Ilustrasi (Ist)
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dianggap tidak memliki prospek yang baik bagi pengurus teras PKB dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU).

Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Jakarta, Sumarno mengatakan, konflik di tubuh PKB yang belum selesai menyebabkan pindahnya mereka ke PPP. "Tentu konflik yang berkepanjangan menjadi penyebab partai di masa depan tidak prospektif," katanya saat dihubungi okezone, Sabtu (25/12/2010)  malam.

PPP, lanjut Sumarno, dianggap sebagai rumah lama bagi para kiiai sebagai tempat mereka hijrah. Sebab, mereka punya ikatan emosional dengan partai berlambang ka'bah itu.  Namun, PPP belum tentu akan menyaingi partai PKB pada Pemilu 2014. Pasalnya, kiai bukan menjadi variabel terbesar pengeruk suara di pemilu.

"PPP secara kultural rumah lama mereka karena ada ikatan emosional kuat, pulang kampung. Momentum perpindahan ini akan menjadi darah segar bagi PPP. Mereka akan mampu bersaing dengan partai yang lebih besar," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, pengurus teras di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) menyatakan bergabung dengan PPP. Mereka mendeklarasikan untuk bergabung di hadapan Suryadharma Ali di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

SDA menerima pernyataan tersebut didampingi sejumlah pengurus PPP antara lain Wakil Sekjen PPP Romahurmuzy.(ram)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar