Rabu, 29 Desember 2010

Gus Solah: Islah PKB Jalan Lolos dari PT 5%


Sabtu, 25 Desember 2010 - 17:27 wib

Nurul Arifin - Okezone
KH Salahudin Wahid (Foto: Nurul Arifin/okezone)
SURABAYA- KH Salahudin Wahid atau biasa dipanggil Gus Solah menegaskan jika Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ingin tetap betahan di jagad perpolitikan nasional, harus dilakukan Islah.

Jika tidak, lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, itu, mustahil dapat lolos di Parlementary Threashold (PT) 5 persen.

"Islah jalan satu-satunya, bukan Muktamar maupun Muspim," kata paman Yenni Wahid ini kepada okezone saat ditemui di kediamannya di Ponpes Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, Sabtu (25/12/2010).

Adik kandung KH Abdurrahman Wahid ini menjelaskan, dalam islah tersebut, seharusnya pihak-pihak yang bertikai berkumpul jadi satu melepaskan semua ego dan kepentingan.

Pihak-pihak yang bertikai seperti Yenni Wahid, Lukman Edi, Muhaimin Iskandar, termasuk dengan PKNU, harus duduk satu meja membicarakan nasib PKB. Jika sudah ada titik temu, mereka yang bertikai itu jangan lantas ikut mencalonkan sebagai orang yang di depan.

Diambilah sosok yang mampu mewakili semua kepentingan. Dia mencontohkan, jika si A maju jadi pemimpin belum tentu si B dan si C terima, jadi harus ada sosok yang betul-betul lepas dari semua itu dan memikirkan nasib PKB ke depan.

Meski Langkah Islah sudah ditempuh, katanya, masih perlu proses untuk mendongkrak suara PKB pada pemilu mendatang.

Gus Solah juga enggan berkomentar terkait laporan DPW PKB Jawa Timur pro-Muhaimin terkait penyelenggaran Muktamar III PKB Gus Dur di Surabaya.

"Saya bukan orang PKB kok, itu urusan mereka," cetus mantan Wakil Ketua Komnas HAM itu. Namun demikian Gus Solah mengaku Yenni Wahid telah berbicara kepada dirinya terkait pelaksanaan Muktamar itu.(kem)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar